Home»Blog

Tips Menggunakan SCO01 Concealer

SCO01 concealer adalah aksesoris untuk mikrofon SEM-02 yang berfungsi untuk menyembunyikan mikrofon di balik baju talent. Berbeda dengan ALC01 alligator clip yang cenderung menampakkan mikrofon.

ALC01 alligator clip terpasang di kemeja, posisi mikrofon berada di luar baju

Penggunaan clip on seperti ini biasanya sering dipakai untuk broadcast atau interview yang kebutuhannya tidak butuh menyembunyikan mikrofon.

Namun, jika video yang akan dibuat mengharuskan mikrofon tak nampak di frame kamera video (contohnya film), maka menyembunyikan mikrofon menjadi hal utama yang harus dilakukan.

Namun, yang sering terjadi adalah ikut terekamnya suara noise “kemresek” dari baju, dan ini tentu sangat mengganggu hasil akhir audio. Maka dari itu perlu diperhatikan dengan seksama sebelum memulai merekam agar suara baju tidak terlalu mengganggu, karena memang tidak mungkin 100% bisa hilang, apalagi jika gerakan talent terlalu ekstrim.

Kehadiran SCO01 microphone concealer selain bertujuan untuk memudahkan dalam menyembunyikan mic dari padangan kamera, juga untuk meminimalisir munculnya suara noise (kemresek) dari baju/ kostum.

Penggunaan SCO01 cenderung bebas dan tidak terikat oleh patokan tertentu, namun yang patut diperhatikan adalah tingkat visibility mikrofon di kamera dan hasil audio pada spot pemasangan mic.

Ada beberapa tips yang bisa kami berikan untuk memaksimalkan penggunaan SCO01 microphone concealer ini

1.Menempatkan mic di dada

Penempatan mic di area dada cenderung menjadi hal yang umum dilakukan. Selain merupakan setup yang relatif mudah, cepat dan tersembunyi, hasil audio di posisi ini cenderung natural meskipun sumber suara (mulut) atau kepala talent bergerak ke kanan dan ke kiri. Jika talent menggunakan kostum/ wardrobe yang terbilang tipis (kaos T-shirt, kemeja, dsb) integibility suara akan tetap baik.

Namun, apabila wardrobe yang digunakan cenderung tebal (jaket, sweater, atau bahan tebal lainnya) akan menyebabkan clarity/ integebility menjadi turun. Hal ini bisa diatasi dengan memberikan EQ boost di frekuensi mid-high pada transmitter (jika ada). Atau bisa juga dilakukan EQ boost pada saat post-production.

https://seruniaudio.com/wp-content/uploads/2021/08/SCO01-dada.wav

2. Menempatkan mic di kerah baju

Penempatan mic di kerah baju sangat optimal jika posisi kepala talent menghadap ke salah satu sisi (kanan/ kiri). Namun tetap saja frekuensi high cenderung muffled/ berkurang sehingga integebility dari vokal menjadi kurang baik. Hal ini disebabkan karena posisi kapsul mikrofon relatif berada di belakang sumber suara/ mulut.

Mic bisa disembunyikan dibawah kerah baju kanan/ kiri tergantung posisi kepala talent menghadap. Hasilnya adalah SNR yang lebih baik, karena lebih dekat dengan sumber suara. Konsekuensinya jika talent menghadap ke arah berlawanan maka clarity dan integibility suara akan turun drastis.

Jadi pastikan talent mengikuti script! Hehe.

3. Menempatkan mic di dasi

Jika talent menggunakan wardrobe yang berdasi, maka pilihan untuk menempatkan mic di dasi akan sangat tepat.

Karakteristik suara hampir mirip dengan posisi mic di dada, hasil tangkapan cenderung natural dan tak banyak perubahan meskipun sumber suara/ mulut bergerak. Namun tentu ada sedikit kolorasi suara akibat kapsul mic yang menghadap membelakangi sumber suara (menghadap ke bawah).

4. Buat “simpul kendur” atau strain relief loop pada kabel

Tujuan dari membuat strain relief loop seperti pada gambar adalah untuk memberikan ruang lebih agar kabel mic bisa memanjang jika talent bergerak ekstrim (misal dari posisi ducking / jongkok lalu berdiri tegak). Selain itu, strain relief loop juga bisa sedikit meredam getaran rumble low frequency yang merambat melalui kabel ke kapsul mic.

Pertama-tama buat simpul sekitar 3 cm di bawah mic, dan tambahkan selotip untuk menahannya.

Tanpa adanya simpul ini, besar kemungkinan pada saat talent bergerak ekstrim, mic lavalier akan lepas karena kabel yang tertarik.

Lebih jelasnya silakan simak video di bawah ini:

Nah itu dia beberapa tips dari kami untuk memaksimalkan penggunaan SCO01.

*Ingin bertanya mengenai topik ini? Silakan kirimkan email ke [email protected]

Seruniaudio Trade-in Program

Kami punya kabar gembira, bulan ini Seruniaudio mengadakan trade-in program di mana Anda bisa menukarkan mikrofon SEM-01 lama ke SEM-02 yang baru. Upgrade mikrofon SEM-01 ke SEM-02 dengan beberapa langkah yang mudah: 1. Konfirmasi keikutsertaan dalam program trade-in dengan menghubungi kami via WA ke nomor +62 858-6597-7433 (https://wa.me/6285865977433) atau klik link di Bio Instagram kami….

Continue reading

Mobile Recording Menggunakan SEM-02

Tak bisa dipungkiri lagi, teknologi yang semakin maju membuat smartphone bisa menjadi perangkat rekaman yang bisa diandalkan dalam segala situasi. Kehadiran SEM-02 memberikan kemungkinan-kemungkinan yang sebelumnya belum bisa dicapai oleh pendahulunya SEM-01. Mikrofon SEM-01 diharuskan menggunakan preamp tambahan seperti iRig Pre (butuh phantom power) agar bisa terhubung ke smartphone. Berbeda dari kakaknya, mikrofon SEM-02 didesain…

Continue reading

Merekam Audio Di Kamera Digital Menggunakan SEM-02

Saat melakukan shooting video untuk film, merekam audio menggunakan audio recorder eksternal memang perlu jika kita menginginkan kualitas audio yang terbaik. Namun, bagaimana jika hanya untuk kebutuhan vlogging atau untuk materi feed di sosial media? Apakah merekam audio di kamera langsung hasilnya bisa bagus? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, perlu kita ketahui bahwa kamera digital saat…

Continue reading

TIPS: Agar Suara Saxophone, Trumpet, Trombone, Tidak Pecah

Suara trumpet pecah di sound nih, saya pakai kabel XLR… Suara trombone kalau di panggung kok pecah yaa.. saya pakai wireless Sennheiser.. Di mixer sudah di 0, Kak.. tapi kok saura saxophone saya tetap pecah yaa… Beberapa kali kami menjumpai teman-teman alat tiup baik itu saxophone, trumpet, trombone, yang mengeluhkan suara pecah saat dimiking menggunakan…

Continue reading

Lebih Lanjut Tentang Spesifikasi SEM-02

Bagi kalian yang memiliki mikrofon SEM-01 dan sudah upgrade ke SEM-02 pasti tahu betul perbedaannya, kan? Secara fisik-pun sudah berbeda jauh. Atau yang masih penasaran bisa membaca tulisan kami sebelumnya di sini. Tapi apakah secara spesifikasi “jeroan” kalian bisa membedakannya? Nah, di sini kita akan membahas lebih dalam tentang spesifikasi SEM-02 secara singkat, yang di…

Continue reading

Wireless System, No More Signal Drop!

Seperti yang kita ketahui, SEM-02 mendukung berbagai macam sistem nirkabel (wireless system), mulai dari Fifine hingga Sennheiser menggunakan adapter khusus. adapter tersebut bisa dilihat di sini. Dengan adanya fitur dukungan terhadap wireless system, banyak respon positif yang kami dapatkan. Wireless system memang memiliki keuntungan di mana kita dapat bergerak lebih leluasa. Bagus dong? Eittsss… Bukan…

Continue reading

How To Use SERUNIAUDIO SEM-02

Sebagai penerus dari SEM-01, Mikrofon Seruniaudio SEM-02 memiliki potensi penggunaan yang jauh lebih luas. Ada beberapa aksesoris baru yang hadir untuk mendukung versatility dari miikrofon ini. Seperti cable clamp, clip-on dan alligator clip yang telah disesuaikan dengan dimensi SEM-02 serta hadirnya microdot adapter untuk berbagai device.  Tentu SEM-02 juga bisa dioperasikan layaknya SEM-01 yang menggunakan…

Continue reading

Microdot Connector System

Dengan diluncurkannya Seruniaudio SEM-02 sebagai penerus SEM-01, tentu ada diantara kita yang belum begitu memahami sistem microdot yang digunakan di seri SEM-02. Di sini kami akan membahas tentang apa itu konektor microdot dan apa saja keunggulannya. Ada dua tipe konektor microdot, yakni coaxial dan TWIST. Seruniaudio SEM-02 menggunakan microdot tipe coaxial di mana hanya ada…

Continue reading

SEM-01 & SEM-02, Apa perbedaanya?

Tak terasa sudah 5 tahun semenjak kami meluncurkan SEM-01 pertama kali ke pasar. Kami banyak mendapatkan respon positif baik dari customer maupun musisi. Tentunya kami akan melanjutkan tren positif tersebut, dan tebak, SEM-02 akhirnya datang juga! Mungkin banyak diantara kalian yang bertanya-tanya, apa yang baru dari SEM-02? Apa saya harus upgrade? Dan sebagainya. Jangan khawatir,…

Continue reading

1 2 3 4
×